Klik NTB - Berita Indonesia Hari Ini | Untuk Pemasangan Iklan Hubungi 081915618200

Anggota Polsek Jerowaru Gedor Rumah-Rumah Petani Sita Pupuk Bersubsidi

Anggota Polisi Tewas Di Rumah Kontrakannya, Gegerkan Warga BTN GPM Denggen
Oktober 25, 2021
Aksi Jambret Di Sakti, Nyaris Tewas di Hakimi Massa
November 20, 2021

KLIKNTB.COM, Lombok Timur – Bikin panik warga, saat rumah-rumah petani di gedor anggota kepolisian Polsek jerowaru untuk menyita pupuk bersubsidi yang di beli dari seorang penyalur setempat.

Peristiwa ini dialami juga oleh seorang petani berinisial TI asal Desa kuang rundun, Kecamatan Jerowaru. Bahkan ia bersama keluarganya sempat panik, karena tidak menyangka pupuk yang di belinya dari penyalur akan mendatangkan masalah bagi dirinya, “saya sempat panik karena polisi datang kerumah menanyakan pupuk bersubsidi yang saya beli di penyalur kemudian di sita” tuturnya kepada awak media.

“Rumah saya sampai dipasangkan plat kuning (police line), padahal pupuk itu untuk kebutuhan tanaman saya, saya beli juga berhutang, salah saya apa” keluhnya.

Lanjutnya, Ia mengaku pupuk tersebut di belinya dari penyalur setempat. Bahkan petani-petani yang lain informasi yang di dengarnya juga turut disita oleh aparat.

“Mestinya pupuk yang kami beli tidak di sita, karena kami butuh sekali pupuk itu, kalau disita, lalu tanaman kami mati, siapa yang bertanggung jawab” tanyanya.

Lanjutnya lagi, Sekiranya ada pelanggaran hukum yang terjadi dengan pupuk yang di belinya dari penyalur tersebut seharusnya bukan petani yang disalahkan. “Harusnya pupuk yang ada di kios penyalur itu yang di sita” pungkasnya.

Mengenai tindakan tersebut, Kapolsek jerowaru IPDA Abdul Rasyid pada Rabu (10/11) sekira pukul 14.00 WITA, angkat bicara saat di hubungi via phone, bahwa tindakan penyitaan pupuk di petani tersebut dilakukan menurutnya sebagai langkah pendalaman penyalah gunaan pupuk bersubsidi.

Namun ia memastikan bahwa pupuk yang disita tersebut saat ini di amankan di Polsek, “pupuk-pupuk itu kami amankan di Polsek” ujarnya, sembari menginformasikan saat ini aparat kepolisian sedang melakukan pemeriksaan terhadap oknum penyalur yang sudah sampai tahap penyidikan. “Oknum penyalur itu saat ini sedang di periksa” tambahnya.

Namun untuk informasi kronologis lengkapnya, Kapolsek menyarankan untuk menghubungi Kanit reskrim Polsek jerowaru mengahiri pembicaraan.

Terpisah, via telpon, Wakapolres Kompol Agung Asmara menuturkan, setelah mendengar persoalan tersebut ia bersama Satgas pupuk bersubsidi¬† langsung melakukan penelusuran dan mendapatkan informasi bahwa kasus tersebut masih dalam proses pendalaman, “ya memang benar penyitaan itu di lakukan dan saat ini dalam proses pendalaman oleh aparat setempat” ujarnya. (klik)

Pasang Iklan