Klik NTB - Berita Indonesia Hari Ini | Untuk Pemasangan Iklan Hubungi 081915618200

Gelar Jejak Pendapat Tokoh Bersama Mahasiswa Usulkan PKM Baru di Sakti

DPD JAMAN NTB; Kemensos Langgar Perpres 63/2017, Pedum BPNT & Porak Porandakan Janji Kompanye Jokowi
Februari 26, 2022
Ditpolair Polda Banten Evakuasi Pengunjung Tenggelam di Cinangka
Mei 4, 2022

KLIKNTB.COM, Lombok Timur – Kepala Desa, BPD, tokoh masyarakat dan Pemuda Sakra Timur (Sakti) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) melakukan diskusi serap pendapat pengusulan Puskesmas baru di Wilayah Kecamatan Sakra Timur, pada Selasa, (29/03).

Pasalnya, kondisi puskesmas Lepak saat ini dianggap tidak layak dan sempit. Selain itu luas lahan tempat dibangunnya Puskesmas, secara aturan belum memenuhi persyaratan, karena luas lahannya kurang lebih 18 are.

Hadir pada acara tersebut, Camat Sakra Timur, Kepala Desa di wilayah Sakra Timur, BPD Wilayah Sakra Timur, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat kecamatan setempat.

Camat Sakra Timur, Muhsin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pemuda dan masyarakat Sakra Timur, karena telah berinisiatif melaksanakan diskusi tentang usulan pembangunan Puskesmas di Kecamatan.

“Apa yang telah dilakukan oleh kawan-kawan Pemuda dan masyarakat Sakra Timur terkait tentang usulan pasilitas kesehatan di Kecamatan dapat berjalan maksimal dan membuahkan hasil,” katanya.

Dia berharap apa yang menjadi pembahasan dan didiskusikan dapat berjalan lancar dan optimal. Ia mengatakan, selaku pemerintah Kecamatan akan menyerap aspirasi masyarakat. Hal itu lajut dia, merupakan tugasnya sebagai administrator.

“prihal apa yang kita usulkan kapan diakomodir, itu merupakan kewenangan pemerintah kabupaten,” Ujarnya.

Lebih lanjut Muhsin mengatakan, penting untuk mengusulkan Puskesmas baru. Menurutnya, Puskesmas saat ini sudah tidak layak untuk dilakukan perluasan, karena letaknya diapit rumah dan tanah warga.

Senada disampaikan Kepala Desa Lepak Mukti Ali saat berjalannya diskusi, ia mengatakan pembangunan Puskesmas baru di kecamatan Sakra Timur menjadi suatu hal yang seharusnya diprioritaskan oleh pemerintah Daerah.

Kondisi Puskesmas Lepak saat ini sambungnya, sudah tidak memungkinkan untuk dilakukan rehab dan pelebaran. Hal itu disebabkan karena luasnya tidak memadai.

Kades tiga periode itu, selaku pelaku sejarah menuturkan sejarah berdirinya Puskesmas Lepak. “Puskesmas saat ini, sebelum menjadi puskesmas, itu Puskesmas Pembantu dulu sebelum Kecamatan mekar. Salah satu syarat pemekaran Kecamatan harus ada Puskesmas, sehingga kita waktu itu sepakat Puskesmas pembantu ini dijadikan Puskesmas Lepak. Luas awalnya hanya 3 are, setelah dilakukan perluasan hingga saat ini luasnya 18 are,” tuturnya.

Kepala Desa Surabaya Utara Ahmad Rusdan sangat setuju jika ada pembangunan Puskesmas Baru di Kecamatan Sakra Timur. Bahkan, dia mengusulkan tanah Desa Surabaya Utara untuk dijadikan tempat pembangunan Puskesmas baru.

Kemudian salah satu tokoh Masyarakat Sakra Timur Syamsul Hakim, menyatakan kesiapannya bersama masyarakat yang lain untuk mengkawal usulan ini sampai ke Daerah.

“Mengenai letak strategis pembangunan Puskesmas Baru, jika usulan kita disetujui Pemerintah Daerah, nanti ada tim riset Daerah yang akan melakukan kajian dimana letak strategis dibangunin,” jelas Syamsul Hakim menanggapi semangat kepala Desa yang mengusulkan tanah Desa menjadi tempat pembangunan Puskesmas Baru.

“Tugas kita saat ini harus menyatukan persepsi dan tujuan, agar pembangunan Puskesmas Baru di Sakra Timur dapat terealisasi,” imbuhnya.

Hal yang sama dikatakan Usman, ia mengaku telah komunikasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Lotim. Dikatakan dia, Kepala Dinas merespon baik apa yang menjadi tekad masyarakat.

Acara tersebut berjalan lancar dan menghasilkan kesempatan yaitu tanda tangan persetujuan dari Semua Kepala Desa se Sakra Timur, BPD se Sakra Timur, serta perwakilan tokoh masyarakat Sakra Timur.(Zin)

Pasang Iklan