Klik NTB - Berita Indonesia Hari Ini | Untuk Pemasangan Iklan Hubungi 081915618200

Kabar Terbaru….., Tabligh Akbar Virtual Polres Lotim Kali Ini Mengangkat Tema “Hijrah Sugro dan Kubro Serta Perjuangan Jihad dan Terorisme”

Kapolsek Sembalun Bersama Gugus Tugas, Bagi-Bagi 500 Masker Kepada Pengendara
Agustus 7, 2021
Meriahkan HUT Lotim ke-126, PERPU Lotim Bagi-Bagi Nasi Bungkus
Agustus 31, 2021

KLIKNTB.COM, Lombok Timur – Tabligh Akbar virtual yang digagas Kapolres Lombok Timur AKBP Tunggul Sinatrio, SIK, MH, kali ini mengangkat tema “Hijrah Sugro dan Kubro Serta Perjuangan Jihad dan Terorisme”. Tema ini dikupas oleh tokoh Nahdatul Ulama Lombok Timur TGH. Soleh Sukarnawadi, LC, MA. yang ini di gelar di masjid Al-Ishlah lingkungan polres Lombok Timur secara virtual zoom, pada malam Senin (09/08) yang dimulai sekira pukul 20.00 WITA.

Kegiatan ini terlihat di hadiri Kapolres Lotim AKBP Tunggul Sinatrio, S.I.K, M.H, Tokoh Muhammadiyah Ustadz H. Sopwan, S.Pd, Tokoh Kementerian Agama Kabupaten Lotim Ustadz Zulkarnain, Tokoh NW Mulyadi, SE., S.Pd., M.AP, Tokoh NU TGH. Soleh Sukarnawadi, LC, MA, Tokoh As-Sunnah Ust. Asroluddin, ST, Tokoh MMI H. Parjono, ST dan beberapa pejabat utama (PJU) Polres Lotim beserta pendakwah virtual yang berjumlah 20 orang.

BKTM dari masing-masing Polsek jajaran polres Lombok Timur bersama jamaah masjid dari 254 desa di kabupaten Lombok Timur mengikuti kegiatan ini melalui zoom meeting dengan  perangkat yang ada.

Mengawali tabligh Akbar tersebut Kapolres Lombok Timur AKBP Tunggul Sinatrio, SIK, MH  Mengucapkan terimakasih sebesar – besarnya kepada para tokoh agama yang berkenan hadir di acara tabligh akbar virtual malam hari ini, baik secara langsung maupun para tokoh agama dan masyarakat yang menyaksikan melalui perangkat seluler di masing – masing Masjid tempat tinggalnya.

Lanjutnya lagi, ia mengucapkan terimakasih kepada para tokoh agama yang selama ia menjabat sebagai Kapolres telah banyak membantunya menjaga keamanan di Kabupaten Lombok Timur. “Karena dalam waktu dekat Saya akan pindah tugas ke Mabes Polri” imbuhnya.

“Harapan Saya kedepan kegiatan seperti ini dapat tetap dijalankan guna meningkatkan kedekatan antara para Ulama dan Umaro’ untuk menjaga persatuan dan persaudaraan antar sesama” ucapnya penuh harap, menutup sambutannya.

Dakwah virtual kali ini disampaikan oleh TGH. Sholah Sukarnawadi, LC, MA yang mengawalinya dengan memberikan apresiasi terhadap kegiatan tabligh Akbar yang diinisiasi oleh Bapak Kapolres yang dianggapnya  hal baru dan pertama kali bersama pihak Kepolisian untuk meningkatkan Ukuwah Islamiyyah di Kabupaten Lombok Timur.

Karena sesungguhnya Nabi Muhammad SAW diutus oleh Allah di sampaing juga sebagai pemimpin ummat Islam, juga mengajarkan kita untuk saling mencintai antara sesama ciptaan Allah, tidak hanya cinta terhadap manusia tapi juga terhadap alam ciptaan Allah SWT.

Terkait masalah Jihad, bahwa ada semacam paradigma yang muncul di masyarakat yang menganggap bahwa Jihad selalu identik dengan berperang dan menumpahkan darah, padahal sesungguhnya menurut hadist dari Imam Buhari bahwa sesungguhnya jihad menggunakan pedang dan menumpahkan darah sejatinya adalah jihad paling kecil, namun jihad terbaik yang diajarkan oleh Rasul adalah jihad melawan hawa nafsu.

Selama hidup, baginda Nabi Muhammad SAW di mekah tidak pernah mengajak untuk memerangi orang kafir, namun sesungguhnya Nabi mengajak kita untuk menceramahi / mengajarkan nilai Islam yang sesungguhnya kepada orang kafir karena hal tersebut akan lebih mudah diterima daripada mengajarkan untuk berperang. Karena apabila hal tersebut yang lebih dulu diajarkan oleh Baginda Nabi Muhammad, maka tidak akan ada para sahabat dulu yang sebelumnya kafir mau menerima Islam.

Dari perjalanan hidupnya, nabi pernah berhijrah, dimana makna dari kata Hijrah sendiri berarti berpindah / mengungsi, dan bentuk hijrah sendiri ada 2 macam, yaitu hijra fisik / zahir yang bermakna kita berpindah dari 1 tempat ke tempat lain dan hijrah batin yaitu orang yang berupaya meninggalkan kehidupan yang buruk menuju kehidupan yang lebih baik. dari kedua jenis Hijrah tersebut, hijra Batiniah jauh lebih sulit karena kaitannya dengan meninggalkan kebiasaan yang selama ini dikerjakan dan biasanya penuh dengan tantangan.

Sehingga apa yang dialami Bapak Kapolres saat ini berupa pindah tugas ke tempat baru merupakan salah satu contoh Hijrah Zahir. “dan kami berharap agar nantinya karir bapak Kapolres lebih baik lagi dan dapat memimpin kita di NTB sebagai bapak Kapolda” ujarnya mengakhiri ceramahnya. Kemudian dilanjutkan dengan do’a dan berakhir pukul 21.00 wita dan berlangsung aman dan lancar.(klik)

Pasang Iklan