Klik NTB - Berita Indonesia Hari Ini | Untuk Pemasangan Iklan Hubungi 081915618200

Soroti Stunting dan Gizi Buruk, Mahasiswa KKN Unram tematik, Gelar Demo Memasak di Desa Mendana Raya

Ini Nama-Nama 7 Kecamatan 14 Desa yang DI Bangunkan RTLH Olah PERKIM Lotim
Juli 15, 2022
Pastikan BLT BBM Tepat Sasaran, BPS Lotim Rencana Berikan Rangking Termiskin Bagi Masyarakat di Lombok Timur
September 22, 2022

KLIKNTB.COM, Lombok Timur – Masih rawannya gejala  stunting dan gizi buruk di tengah masyarakat, para mahasiswa Universitas Mataram (UNRAM) yang sedang menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik di Desa Mendana Raya, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur. Memilih program kerja utama mereka dengan melakukan demo memasak.

Berlangsungnya kegiatan demo memasak yang di laksanakan di aula kantor Desa Mendana Raya, pada hari Kamis (14/07) ini, ketua KKN tematik UNRAM, Chelvin Aldiansyah, didepan Kepala Desa, pihak Puskesmas dan masyarakat yang hadir, menyebut kegiatan demo memasak ini adalah ajang sosialisasi untuk pencegahan dan pengurangan angka stunting dan gizi buruk di Desa Mendana Raya.

Dengan berbekalkan bahan-bahan yang sederhana dan mudah di peroleh oleh warga sekitar, seperti  nasi, tahu, wortel, bayam, tomat. Dipersiapkan juga oleh penyelenggara beberapa jenis alat dapur yang di gunakan untuk memasak bahan yang sudah disiapkan.

Mahasiswa UNRAM yang beranggotakan sembilan orang ini terlihat dengan kompak berbagi peran mengolah bahan yang sudah ada untuk di masak menjadi makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang kaya akan gizi untuk menunjang tumbuh kembang balita umur enam bulan menjadi lebih baik.

Kegiatan ini juga berlangsung seru, terlebih lagi pada saat ibu-ibu yang hadir diberikan kesempatan mempraktekkan secara langsung tahapan dan cara memasak yang benar agar kandungan gizi tidak hilang serta menanyakan waktu yang tepat untuk di berikan kepada si-bayi.

Ditempat yang sama, perwakilan dari pihak puskesmas, Yuni Susilawati, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini, sekaligus memberikan edukasi  kepada warga yang hadir agar memahami dan mengenali gejala-gejala stunting dan gizi buruk serta cara pencegahan dan penanganannya.

Lebih lanjut lagi, yuni mengakui pentingnya pemahaman mengenai makanan yang baik untuk balita sesuai umurnya serta menguasai bahan makanan pendamping ASI yang mengandung 4 bintang, seperi Makronutrein yang mengandung karbohidrat dan lemak sebagai sumber energi, protein hewani dan nabati, serta Mikronutrein seperti vitamin dan mineral, berupa zat besi, kalsium, zinc, vitamin C, Vitamin A dan pospat.

Dengan diselenggarakannya kegiatan demo memasak ini, kepala desa Mendana raya, Suparman, saat memberikan sambutan  mengucapkan terimakasih kepada para mahasiswa, yang telah memberikan edukasi serta pemahaman kepada warganya mengenai makanan pendamping ASI yang tepat bagi balita.

Dengan pengetahuan tersebut, ia berharap warganya dapat mewaspadai bahaya stunting dan gizi buruk dengan memberikan makanan tambahan yang tepat bagi bayi masing-masing sesuai dengan usianya.(klik)

Pasang Iklan