Klik NTB - Berita Indonesia Hari Ini | Untuk Pemasangan Iklan Hubungi 081915618200

Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Lotim berhasil Menggagalkan Peredaran 201,79 gram sabu Asal Sumatra

Tim PUMA Polres Lotim Bersama Unit Reskrim Polsek Terara Berhasil Bekuk Maling HP
Agustus 25, 2021
Lagi-Lagi Berkat Informasi Dari Masyarakat, Pengedar Sabu Berhasil Di Bekuk Polres Lotim
September 5, 2021

KLIKNTB.COM, Lombok Timur – Tim Opsnal satres narkoba polres lombok timur (Lotim) berhasil menggagalkan peredaran narkotika golongan 1 jenis sabu seberat 201,79 gram dari tangan pelaku RF (32) asal Aikmel di pos perbatasan jenggik kecamatan terara pada hari Rabu (25/08).

Pengungkapan ini menurut Kapolres Lombok Timur AKBP Herman Suriyono dalam press confrencenya pada hari Senin tanggal 30 Agustus 2021 mengatakan, keberhasilan ini tidak terlepas dari informasi yang diberikan oleh masyarakat kepada petugas.

“Meski modus kali ini tergolong cerdik, dengan meletakkan di dalam perut tapi bisa di ungkap oleh aparat kepolisian berkat informasi dan kerja sama aparat kepolisian dengan masyarakat” ujarnya.

Setelah aparat kepolisian mendapatkan informasi mengenai adanya narkotika golongan 1 jenis sabu yang di bawa pelaku RF dari Sumatra menuju Lombok Timur, Tim Opsnal Satresnarkoba langsung melakukan pencegatan terhadap pelaku sekira pukul 18.30 WITA di jalan raya, tepatnya di pos perbatasan jenggik kecamatan terara.

Saat di lokasi petugas langsung melakukan penggeledahan namun tidak menemukan barang bukti yang di cari, karena tidak ingin di kelabuhi, petugas melakukan interogasi sampai pelaku mengaku menyimpan barang bukti yang di cari di dalam perutnya.

“Awalnya pelaku tidak mau mengaku, tapi setelah di interogasi, pelaku mengaku barang terlarang itu disimpannya didalam perut” tandasnya.

Atas pengakuannya tersebut RF langsung di bawa ke RSUD dr Raden Soedjono Selong untuk di ct scan. Berdasarkan hasil CT scan terlihat ada dua benda asing berbentuk oval yang di bungkus plastik bening yang diakui pelaku benda tersebut adalah  sabu.

Berdasarkan pengakuan pelaku, barang haram tersebut di bawanya dari Sumatra yang akan di edarkan di kabupaten Lombok timur “itu membuktikan bahwa pelaku adalah bagaian dari jaringan antar provinsi” ujarnya.

“Bahakan pelaku juga mengaku, ini kali kedua ia membawa sabu dari Sumatra dengan modus yang sama” tutupnya.

Atas perbuatannya ini, pelaku bersama barang bukti sudah di amankan di polres Lombok timur untuk menjalani proses hukum dan akan di jerat dengan pasal 114 ayat 2 sub pasal 112 ayat 2 sesuai undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang bahaya narkotika dengan hukuman minimal enam tahun atau maksimal 20 tahun penjara.(klik)

Pasang Iklan