Klik NTB - Berita Indonesia Hari Ini | Untuk Pemasangan Iklan Hubungi 081915618200

Tolak Gandengan, Pengecer Ancam Kembalikan Pupuk Bersubsidi ke Pemerintah Pusat

Petani Keluhkan Pupuk Bersubsidi Digandeng Non Subsidi
Mei 21, 2022
Kapolri Memastikan Pihaknya Mengawasi Ketersediaan dan Harga Minyak Goreng Terjaga
Juni 10, 2022

KLIKNTB.COM, Lombok Timur – Oknum ketua kelompok tani mengaku diancam oleh oknum Pengecer Kecamatan Jerowaru  akan mengembalikan pupuk bersubsidi ke pusat kalau tidak mau di tebus dengan gandengannya yang berupa pupuk nonsubsidi.

Ancaman yang dialaminya tersebut diceritakannya kepada awak media pada hari Sabtu (22/05) sekira pukul 05.00 wita via telpon sembari menyebut tindakan tersebut dapat merugikan petani ditengah mendesaknya kebutuhan petani terhadap pupuk bersubsidi.

“Kalau pupuk ini tidak mau di tebus oleh kelompok tani pada bulan ini, maka akan saya kembalikan ke pemerintah pusat” tuturnya, mengulang kalimat ancaman yang dilontarkan oknum Pengecer tersebut kepada dirinya.

Hal tersebut dibenarkan oleh oknum Pengecer asal kecamatan jerowaru via telpon pada hari Senin (23/05). Dalam kalimatnya, Mujah beralasan mengenai kalimat yang disampaikan ke kelompok tani itu menunjukkan bahwa mereka tidak membutuhkan pupuk bersubsidi.

“Kalau mereka tidak mau menebus pupuk yang sudah saya tebuskan di distributor itu, maka saya terpaksa kembalikan pupuk bersubsidi itu ke pemerintah pusat” terangnya.

Ia juga berharap agar petani memaklumi bahwa aturan di gandeng nya pupuk bersubsidi dengan pupuk nonsubsidi itu diberlakukan melalui distributor sehingga ia-pun memperlakukan hal yang sama kepada petani.

“Memang istilah di “gandeng” itu muncul dari petani tapi kalau bahasa dari distributor itu adalah “minta tolong”, jadi kami juga meminta tolong ke petani agar pupuk bersubsidi dan gandengannya mau diterima” terangnya.

Dalam situasi ini, lanjutnya Mujah,  jangan hanya Pengecer yang disalahkan tapi distributor juga harus di ingatkan agar tidak menggandeng pupuk bersubsidi dengan pupuk nonsubsidi untuk para pengecer.

“Makanya mari sama-sama bantu kami untuk mengingatkan para distributor agar tidak menggandeng pupuk bersubsidi dengan pupuk nonsubsidi, jadi kamipun tidak melakukan hal yang sama ke kelompok tani” pintanya dengan penuh harap.(klik)

Pasang Iklan